“Yang” bukan kata benda atau kata sifat, melainkan kata tugas: pronomina relatif yang menghubungkan kata benda dengan keterangan penjelasnya (buku yang tebal), sekaligus pembentuk frasa benda (yang muda, yang tersisa). Kata tugas seperti ini padanannya memang sangat sedikit, praktis hanya satu. Halaman ini membahas fungsi penghubung penjelas itu lebih dulu, bukan pemakaiannya dalam sapaan resmi seperti Yang Mulia.
Sinonim Kata Yang
Karena kedudukannya sebagai kata tugas, daftar sinonimnya pendek dan hanya berisi satu kata:
- nan (bernuansa sastra atau klasik)
Perbedaan Nuansa
“Nan” hanya wajar berdiri di depan kata sifat atau keterangan sifat: pantai nan indah, gadis nan lembut. Di luar itu ia langsung terasa salah. “Yang” jauh lebih luwes karena bisa diikuti kata sifat, kata kerja, bahkan klausa penuh, misalnya orang yang membawa surat itu. Rasa “nan” juga puitis dan kuno, jadi untuk laporan kerja, skripsi, atau surat kantor tetap pakai “yang” agar tidak terdengar dibuat-buat.
Beberapa kata sering dikira bisa menggantikan “yang”, padahal tidak. “Di mana” dipakai orang karena terpengaruh where dalam bahasa Inggris; kalimat “perusahaan di mana saya bekerja” sebaiknya ditulis “perusahaan tempat saya bekerja”. “Yang mana” lazim dalam kalimat tanya (yang mana punyamu?), tetapi bukan penghubung penjelas. Begitu pula “tempat”, “waktu”, dan “siapa”: ketiganya mengisi keterangan tempat, waktu, atau pelaku, bukan menggantikan fungsi penghubung “yang”.
Kalau satu kalimat kebanyakan “yang”, solusinya bukan mencari sinonim, melainkan memecah kalimat itu menjadi dua.
Contoh Kalimat
- Di belakang sekolah kami terhampar sawah nan hijau sepanjang mata memandang.
- Terima kasih untuk hari-hari nan hangat bersama kalian semua.
- Ibu sering menyanyikan lagu lama tentang bulan nan terang di atas kampung.
- Bukit Sikunir menyuguhkan pemandangan matahari terbit nan memukau bagi pendaki pemula.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah “nan” baku dan boleh dipakai di tulisan sekolah?
“Nan” terdaftar di KBBI dan baku. Namun rasanya kesastraan, sehingga lebih pas untuk karangan bebas atau puisi daripada laporan praktikum.
Apakah “yang” bisa dihilangkan dari kalimat?
Sering bisa: rumah yang besar itu tetap jelas jadi rumah besar itu. Penghilangan aman kalau penjelasnya hanya satu kata sifat, tidak berupa klausa.
Apa fungsi “yang” dalam sapaan “Yang Mulia” dan “Yang Terhormat”?
Di situ “yang” sudah menyatu sebagai bagian gelar hormat dan tidak bisa ditukar dengan “nan”.